SELAMAT DATANG DI WEBSITE POLDA KEPRI DENGAN SITUS ---- www.kepri.polri.go.id ---- Panggilan Darurat Bantuan Kepolisian Call Center 110 ( melalui jaringan TELKOM dan atau Jaringan SELULER)..... Mulai Berlaku Tanggal 31 Januari 2013....BEBAS PULSA....
 
     KALENDER
«« « Maret 1951 » »»
Hari Ini
Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab
25 26 27 28 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
     AGENDA KEGIATAN POLDA
2014-07-21 11:00:00
UPACARA PELANTIKAN JABATAN KAPOLRES TJ. PINANG

2014-07-21 09:00:00
POLDA KEPRI GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN OPERASI KETUPAT 2014

2014-07-16 09:00:00
POLDA KEPRI MEMPERINGATI NUZULUL QUR\'AN DI MASJID AL – HALIM

2014-07-01 08:00:00
UPACARA MEMPERINGATI HUT BHAYANGKARA POLRI KE – 68 TAHUN 2014 DI POLDA KEPRI

2014-06-03 09:00:00
DIT RESNARKOBA POLDA KEPRI EXSPOSE PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA

   Agenda Selengkapnya
     BERITA TERKINI SATUAN WILAYAH
POLRES TANJUNG PINANG
2014-07-21 09:07:07
3 TERSANGKA NARKOBA DIRINGKUS
Dalam dua pekan terakhir, polisi berhasil meringkus tiga tersangka narkoba jenis Sabu dengan modus dan tempat kejadian berbeda di wilayah Tanjungpinang.

Berita Lain
 
POLRES BINTAN
2014-07-24 09:07:19
PESTA SABU DI 'LOKALISASI 24' BINTAN, PSK INI DIJEBLOSKAN KE PENJARA
Seorang pekerja seks komersial di lokalisasi Km24 Toapaya, Bintan, dijebloskan ke penjara.

Berita Lain
 
POLRES NATUNA
2014-07-17 10:07:23
TAHANAN POLRES NATUNA KABUR DITEMBAK POLISI
Iin yang kabur dari tahanan Polres Natuna beberapa waktu lalu berhasil dibekuk kedua kakinya terkena timah panas ditembakan polisi yang melakukan pengejaran.

Berita Lain
 
POLTABES BARELANG
2014-07-24 09:07:50
POLISI TANGKAP DUA PEMBOBOL RUMAH
Polisi Sektor Batuaji menangkap dua pelaku pembobol rumah kosong, Marison dan Johanes ditangkap di tempat terpisah, Minggu tanggal 20 Juli 2014.

Berita Lain
 
POLRES KARIMUN
2014-07-15 09:07:30
OPERASI KETUPAT, POLRES KARIMUN TERJUNKAN 70 PERSONIL
Polres Karimun akan melibatkan sebanyak 70 personil dalam kegiatan pengamanan operasi ketupat sempena menyambut hari raya idul fitri 1345 Hijriyah.

Berita Lain
 
POLRES LINGGA
2014-07-25 09:07:37
POLRES LINGGA DAN DINKES SIDAK JELANG LEBARAN
Masih banyaknya barang kadaluarsa di jual bebas di pasaran, membuat jajaran Satreskrim Polres Lingga bersama Disperindag dan Dinkes menggelar inspeksi mendadak (sidak) di pasar dan sejumlah mini market di pusat Kota Dabo, Rabu tanggal 23 Juli 2014.

Berita Lain
 
     DAFTAR PENCARIAN ORANG
 
     QUICK LINK

AGENDA KEGIATAN POLDA

Home / Agenda


No.
:
1.
Tgl. Acara
:
2014-07-21 11:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Senin tanggal 21 Juli 2014, pukul 11.00 Wib, Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat melantik Pejabat baru Kapolres Tanjung Pinang Akbp M. Dwita Kumu SH, Sik mengantikan Pejabat lama yaitu Almarhum Akbp. Patar Gunawan Aritonang, Sik, yang telah mendahului kita semua dikarenakan Sakit. Upacara Pelantikan tersebut dilaksanakan di Lobby Utama Mapolda Kepri dan dihadiri oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Para Pejabat Utama Polda Kepri dan Para Kasatker / Kasatwil yang berada di Jajaran Polda Kepri, Seluruh Personil Polda Kepri serta PNS Polri. Sambutan Kapolda Kepri dalam acara Pelantikan Kapolres Tj. Pinang menyampaikan bahwa, Serah terima Jabatan dan Pelantikan dalam sebuah organisasi merupakan moment penting sebagai upaya memenuhi kebutuhan personel dan sebagai proses pelaksanaan kebijakan pimpinan dalam rangka pembinaan karir bagi personel melalui suatu sistem Tour of Duty dan Tour of Area. Momentum ini juga sangat diperlukan guna menjamin dinamika Manajerial dan Regenerasi serta sebagai pendewasaan dalam organisasi agar senantiasa selaras dengan perkembangan masyarakat. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Pejabat yang lama Kapolres Tanjung Pinang Almarhum Akbp. Patar Gunawan Aritonang, Sik telah mendahului kita semua dikarenakan sakit, namun kita sekali lagi patut mengucapkan penghargaan yang tulus dan ucapan terimakasih yang sebesa - besarnya atas segala Pengorbanan, Loyalitas, dan Dedikasi yang telah Almarhum berikan, sehingga sampai dengan saat ini di Wilayah Hukum Polres Tanjung Pinang tidak terjadi gangguan nyata yang mengancam Stabilitas Keamanan. Kepada Pejabat yang baru sebagai Kapolres Tanjung Pinang Akbp. M. Dwita Kumu, SH. Sik ( Sebelumnya menjabat sebagai Kabag Dal Pers Biro SDM Polda Kepri ) Kapolda Kepri mengucapkan selamat bertugas di tempat dan bidang yang baru sebagai Kapolres Tanjung Pinang. Tantangan tugas yang Saudara hadapi kedepan semakin Kompleks, terlebih saat ini kita masih dalam suasana Pentahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014, serta situasi menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1435 H / 2014. Tentunya membutuhkan perhatian dan atensi khusus dari kita bersama demi menjaga stabilitas kemananan masyarakat. Namun Kapolda Kepri yakin dan percaya semua itu akan dapat ditangani dengan baik dengan Kemampuan, Kepemimpinan dan Kinerja yang saudara miliki selama ini. Jabatan merupakan suatu Amanah dan Kepercayaan dari Allah. SWT serta Pimpinan Polri untuk mewujudkan Clean Government dan Good Government, oleh karenanya Kapolda Kepri sangat berharap agar Amanah yang telah diberikan kepada Saudara dapat dipelihara dan dijaga untuk bersama - sama berkomitmen guna membentuk Team Work yang solid dan kerja sama yang baik dalam membangun Polda Kepri ini. Marilah kita bersama - sama kerahkan segala daya dan kemampuan kita semaksimal mungkin untuk meraih apa yang telah dicita - citakan oleh para pendahulu kita dan apa yang menjadi harapan masyarakat Prov. Kepri Khususnya Wilayah Tanjung Pinang. Kapolda Kepri berpesan agar segera menyesuaikan diri dan kenali karakteristik daerah di tempat saudara bertugas dan jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan serta mendekatkan diri kepada Allah. SWT. Kepada Ibu Novita Dewi, Kapolda Kepri mengucapkan selamat dan tetap dengan harapan agar terus dapat memberikan dorongan, dukungan dan motivasi yang lebih kepada Suami. Kontribusi Bhayangkari sebagai pendamping suami dalam menunjang keberasilan karier dan tugas suami sangatlah besar adanya, dukungan moril dan motivasi harus selalu diberikan kepada suami di setiap waktu dan kesempatan, hal ini mengingat situasi dan kondisi pelaksanaan tugas suami sangat berbeda dengan tempat dan bidang tugas sebelumnya.  
No.
:
2.
Tgl. Acara
:
2014-07-21 09:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Senin tanggal 21 Juli 2014, pukul 09.00 Wib, Polda Kepri dan Jajarannya melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pelaksanaan Operasi Ketupat 2014 dilapangan Temenggung Abdul Jamal - Kota Batam. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat, dihadiri oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Para Pejabat Utama Polda Kepri dan Para Kasatker / Kasatwil yang berada di Jajaran Polda Kepri serta Para Pimpinan Instansi terkait lainnya, Seperti : TNI, Instansi Pemerintah, Bea Cukai maupun Dinas Perhubungan, Dsb. Adapun amanat Kapolri Jenderal Polisi. Drs. Sutarman yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat pada pelaksanaan apel gelar pasukan menyampaikan bahwa, gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan Satuan Kewilayahan Se - Indonesia, merupakan tahapan penting yang harus dilaksanakan dalam suatu proses Manajerial, untuk memastikan bahwa Polri beserta seluruh Instansi terkait dan segenap potensi masyarakat, benar – benar siap baik dari segi kekuatan personel, kemampuan, maupun kelengkapan sarana prasarana yang akan digunakan sebelum diturunkan ke lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan pengecekan Mendetail, sehingga seluruh rencana yang telah dirancang dengan matang, dapat diimplementasikan secara optimal. Dengan demikian, Keamanan, Kenyamanan dan Kondusifitas pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1435 H tahun 2014 ini benar - benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kapolri juga menyampaikan, bahwa momen pengamanan Lebaran tahun ini bersamaan dengan penyelenggaraan agenda Nasional Pemilu 2014 ( Capres dan Cawapres ). Meskipun sebagian kekuatan Polri masih tergelar dalam rangka mengamankan pesta Demokrasi tersebut, namun melalui suatu proses penyusunan yang terencana dengan manajemen pengamanan yang baik, kekuatan Polri didukung oleh TNI, Pemerintah Daerah, Mitra Kamtibmas dan Stakeholders lainnya secara khusus telah dipersiapkan, sehingga mampu menjamin terpeliharanya Kamtibmas yang kondusif pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Demikian pula dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, hingga saat ini rangkaian tahapannya juga telah berjalan Aman dan Tertib. Kita berharap ke depan, suasana Kondusif ini dapat terus berlangsung, terutama pada esok hari Selasa tanggal 22 Juli 2014, sesuai dengan jadwal, akan dilaksanakan penetapan hasil Pemilu Presiden. Sehubungan dengan hal ini, Kapolri menggugah kesadaran seluruh masyarakat Indonesia dan Personil yang berada di Jajaran serta Instansi terkait lainnya, untuk bersama – sama mewujudkan kehidupan berdemokrasi secara baik sebagai warga Negara beradab yang patuh Hukum, dengan menyelesaikan setiap perselisihan Pemilu yang terjadi melalui Forum Mahkamah Konstitusi tetapi tidak mengunakan cara anarkis yang melanggar aturan Hukum dan Norma – norma yang berlaku. Siapapun yang nantinya akan dipilih oleh Rakyat melalui Pesta Demokrasi ini, harus kita dukung bersama dalam tugasnya menjalankan Amanah Rakyat guna menggerakkan Roda Pemerintahan Indonesia menuju kehidupan yang Adil, Makmur dan Sejahtera. Dengan demikian, Demokrasi yang Paripurna melalui tahap pemantapan dalam kehidupan berdemokrasi, akan dapat kita wujudkan bersama. Sebagaimana kita ketahui, Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1435 H senantiasa disertai dengan peningkatan berbagai aktivitas masyarakat, terutama di tempat – tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata. Selain itu, tradisi mudik lebaran yang merupakan fenomena khas tahunan masyarakat, akan mengakibatkan Mobilitas arus Transportasi manusia, Barang dan Kendaraan secara Masif. Pada tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan jumlah pemudik sebanyak + 27,95 juta jiwa (7%) dari jumlah pemudik tahun lalu. Kondisi ini membawa pengaruh terhadap timbulnya berbagai potensi kerawanan, baik dari segi Kriminalitas maupun Kamseltibcar Lantas seperti kemacetan dan kecelakaan . Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2013, Trend gangguan Kamtibmas berupa kejahatan, secara umum mengalami Penurunan sebesar 49,57%, dari sebanyak 5.084 Jumlah kejahatan pada tahun 2012 menjadi 2.564 jumlah kejahatan pada tahun 2013. beberapa gangguan kamtibmas yang perlu menjadi perhatian serius dari kita semua antara lain pencurian kendaraan bermotor, pencurian di rumah kosong, pencurian dengan kekerasan, serta aksi Sweeping oleh kelompok tertentu. Terkait Kamseltibcar Lantas, Trend Pelanggaran lalu lintas mengalami Kenaikan sebesar 101,61%, dari sejumlah 77.502 pelanggaran pada tahun 2012 menjadi 156.250 pelanggaran pada tahun 2013. sedangkan angka kecelakaan lalu lintas mengalami Penurunan sebesar 29,77%, dari sejumlah 5.233 kecelakaan pada tahun 2012 menjadi 3.675 kecelakaan pada tahun 2013. untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami Penurunan sebesar 12,44%, dari sejumlah 908 korban pada tahun 2012 menjadi 795 korban pada tahun 2013 Mencermati data hasil Analisa dan Evaluasi tersebut di atas, meskipun terdapat Trend penurunan gangguan Kamtibmas dan Kecelakaan Lalu Lintas pada pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun lalu, namun secara umum, jumlah kejadiannya masih relatif tinggi. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya sungguh – sungguh disertai dengan kebulatan tekad dan komitmen, untuk bersama – sama mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki, sehingga berbagai potensi kerawanan pada pengamanan lebaran tahun ini dapat diminimalisir secara lebih signifikan. Oleh karena itu, dalam rangka memelihara Kondusifitas Kamtibmas menjelang, pada saat dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Polri beserta seluruh Jajarannya, didukung kekuatan TNI, Pemerintah Daerah dan Instansi terkait lainnya serta seluruh komponen masyarakat lainnya, Menggelar “ Operasi Ketupat - 2014” selama 16 ( Enam Belas ) hari, yang dimulai pada tanggal 22 Juli sampai dengan 6 agustus 2014, yang difokuskan pada pengamanan segala bentuk aktivitas masyarakat, serta arus lalu lintas perjalanan mudik maupun kembalinya, dengan mengedepankan kegiatan Preemtif, Preventif dan Penegakan Hukum secara Proporsional. Melalui penggelaran 137.795 kekuatan personel di tengah – tengah masyarakat pada pelaksanaan Operasi tahun ini, yang terdiri dari 86.243 personel Polri serta didukung 51.552 personel Instansi terkait lainnya, diharapkan dapat tercipta kondisi Kamtibmas yang mantap, ditandai dengan menurunnya angka Kriminalitas, serta terwujudnya Kamseltibcar Lantas dengan Indikator berkurangnya angka kecelakaan lalu lintas, korban meninggal dunia, titik kemacetan, serta lancarnya arus lalu lintas. Pada kesempatan Apel Gelar Pasukan ini adalah wujud dari Polri dalam memberikan Pelayanan Prima kepada masyarakat, sebelum mengakhiri Amanatnya Kapolri memverikan beberapa penekanan yang perlu dipedomani dan dilaksanakan : 1. Lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan Fungsi Intelijen dan BhabinKamtibmas dilapangan, untuk mengetahui dinamika dan perkembangan situasi di masyarakat, sehingga seluruh potensi yang dapat menimbulkan gangguan Keamanan dan Ketertiban dapat diantisipasi sedini mungkin : 2.Berikan Himbauan Kamtibmas, baik melalui Media Cetak maupun Elektronik, sebarkan Leaflet dan Pasang spanduk tentang tertib berlalu lintas serta selalu waspada terhadap setiap ancaman Kriminalitas; 3.Lakukan penggelaran kekuatan secara tepat pada setiap titik rawan macet, rawan kecelakaan Lalu Lintas serta Kriminalitas, melalui koordinasi maupun kerjasama yang efektif dengan instansi terkait hingga sampai dengan seluruh komponen masyarakat; 4.Lakukan upaya antisipasi terhadap potensi terjadinya aksi tawuran antar warga, Sweeping tempat hiburan oleh kelompok tertentu serta penyelewengan Distribusi BBM, Penimbunan Sembako maupun Jual beli Petasan dan Mercon; 5.Tingkatkan kewaspadaan diri dan Kesatuan terhadap kemungkinan terjadinya aksi Teror, yang memanfaatkan momen Silaturahim maupun Aktivitas masyarakat lainnya pada saat Lebaran; 6. Optimalkan penggunaan peralatan dan sarana prasarana yang dimiliki dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 H; 7. Berdayakan Pengamanan Swakarsa serta Satpam dilingkungan pemukiman maupun tempat kerja, guna membantu Polri untuk mencegah terjadinya berbagai tindak kejahatan yang tidak diinginkan; 8. Lakukan terobosan kreatif yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, untuk mewujudkan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2014 berlangsung; 9. Lakukan tindakan tegas namun Humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas maupun Kamseltibcarlantas selama Hari Raya Idul Fitri 1435 H;  
No.
:
3.
Tgl. Acara
:
2014-07-16 09:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Rabu tanggal 16 Juli 2014, pukul 09.00 Wib seluruh Personil Polda Kepri melaksanakan kegiatan keagamaan Nuzulul Qur’an yang diperingati setiap tahunnya pada bulan Suci Ramadhan bertempat di Masjid Al – Halim Polda Kepri. Dihadiri oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat dan didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana Dir Narkoba Polda Kepri. Kombes Pol. Agus Rohmat, Sik, SH, M. Hum, Para Pejabat Utama Polda Kepri serta PNS Polri. Sebagai penceramah Al – Ustadz Bapak H. Asep Ahmad Rabbany Hidayat ( Pengasuh Pesantren Miftahurrabbani dan Majelis Dzikir Bismillah Kota Batam ). Adapun sambutan Kapolda Kepri dalam acara memperingati Nuzulul Qur’an menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an di tingkat Kepolisian Daerah Kepulauan Riau kali ini mengangkat Tema, “ Ibadah Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri menanamkan sikap Jujur, Peduli dan Solidaritas bagi Anggota dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan KAMTIBMAS ”. Dari tema ini adalah penting bagi setiap anggota Polri karena mengandung makna untuk menjadikan Al - Qur’an sebagai penuntun hidup bagi setiap Anggota Polri baik dilingkungan Kedinasan, Keluarga dan Masyarakat. tidak hanya dalam hubungan antara makhluk dengan khaliknya, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara khususnya dalam menanamkan sikap dan perilaku sebagai anggota Polri dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat serta Menegakkan Hukum secara adil dan merata sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam konteks kehidupan Berbangsa dan Bernegara, patutlah kita sadari bahwa anggota Polri yang memiliki tugas menjaga dan memelihara Kamtibmas, hendaknya dapat menampilkan Islam yang indah, Islam yang damai dan Islam yang melarang tindak kekerasan. Dengan momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini sebagai modal motivasi untuk mengatasi masalah - masalah kehidupan yang berhubungan dengan tugas pokok, fungsi dan peran Polri. Para anggota Polri diharapkan dapat terus menggali ilmu pengetahuan yang terdapat dalam Al – Qur’an guna dijadikan pedoman untuk melaksanakan tugas - tugas Kepolisian. Setiap anggota Polri dituntut agar tetap memegang teguh Soliditas dalam situasi dan kondisi apa pun serta tetap teguh dalam menjalankan tugasnya untuk mengubah segala keburukan demi kebaikan bangsa kita, juga harus menjauhkan diri dari Praktik – praktik yang melunturkan citra Islam dalam pelaksanaan tugas. Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan salah satu upaya meningkatkan kadar keimanan manusia termasuk anggota Polri serta semangat untuk meningkatkan kinerja, yang akhirnya bermuara pada Profesionalisme Polri yang didambakan masyarakat. Jika dicermati peristiwa besar peringatan Nuzulul Qur’an yang diperingati, terkandung makna yang sangat besar dan mulia yang justru didalamnya menggugah nurani untuk terus mengkaji dan mengimplementasikan Al - Qur’an dalam kehidupan sehari – hari, setiap makna yang terkandung dalam isi Al – Qur’an sangatlah bermanfaat bagi kita sekalian dan dapat memberikan nilai spiritual, kepedulian sosial dalam pembinaan sikap perilaku pesonil Polri serta dapat di implementasikan dalam kehidupan kedinasan, keluarga dan bermasyarakat.  
No.
:
4.
Tgl. Acara
:
2014-07-01 08:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Selasa tanggal 01 Juli 2014 sekira pukul 08.00 Wib, Seluruh Personil Polda Kepri melaksanakan Upacara Memperingati HUT Bhayangkara Polri ke – 68 Tahun 2014 bertempat d+i Lapangan Upacara Mapolda Kepri, dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat dan dihadiri oleh Wakapolda Kepri Kombes Pol. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Para Pejabat Utama Polda Kepri, Para Kasatker / Kasatwil Jajaran Polda Kepri, PNS Polri serta Para Undangan lainnya. Adapun Amanat Presiden Negara Republik Indonesia Prof. DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada Upacara memperingati HUT Bhayangkara Polri ke – 68 Tahun 2014 yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat, beliau mengatakan atas nama Negara, Pemerintah dan juga Pribadi Presiden RI menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkara kepada segenap Anggota dan Keluarga Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia ( POLRI ) yang diselenggarakan secara Sederhana, Khidmat dan Serentak di seluruh Tanah Air. Pada kesempatan yang membahagiakan ini, Presiden RI juga menyampaikan ucapan Terima kasih dan Penghargaan yang tulus atas Kinerja dan Darma Bakti yang telah Saudara – saudara berikan kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara demi tegaknya Hukum serta terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di seluruh Tanah Air. Secara Khusus, Presiden RI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus, kepada para Bhayangkara Negara yang dengan tulus dan penuh kesungguhan bertugas didaerah Pedalaman, Perbatasan, Terpencil, Pulau - pulau terdepan serta yang sedang mengemban Misi Internasional di Luar Negeri. Saudara - saudara telah dan sedang melaksanakan tugas yang mulia, terhormat dan membanggakan kepada Bangsa dan Negara serta Dunia Internasional. Presiden RI berharap, melalui momentum peringatan hari Bhayangkara tahun ini, segenap Anggota Polri dapat lebih memberikan Pelayanan, Perlindungan dan Pengayoman dengan penuh kesungguhan, keteguhan, keikhlasan serta pelayanan maupun pengabdian terbaik kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara. Peringatan hari Bhayangkara tahun ini terasa Khidmat, karena dilaksanakan bersamaan dengan kaum Muslimin menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Bulan suci yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT. Pada saat yang sama, Rakyat Indonesia juga tengah menyambut Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden untuk Periode 2014 - 2019. Kita patut bersyukur, sejauh ini proses Demokrasi di Negara kita berlangsung Teduh dan Damai. Seluruh rangkaian dan jadwal kegiatan Pemilu tahun 2014 sudah berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Semuanya itu tidak lepas dari kinerja Polri bekerja sama dengan seluruh komponen Bangsa dalam mengamankan penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. Kita berharap, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 09 Juli 2014 mendatang, sebagaimana Pemilihan Umum Legislatif yang lalu - dapat berjalan dengan baik dan aman. Kita harus dapat menunjukkan kepada Dunia, bahwa Bangsa dan Negara kita telah semakin matang dalam Berdemokrasi. Tema yang diangkat pada hari Bhayangkara tahun ini Presiden RI meniiai memiliki 3 ( Tiga ) kata kunci yang sangat penting yaitu : Keinginan melakukan Sinergi dalam pelaksanaan tugas Kepolisian dengan seluruh pemangku kepentingan terkait; keinginan mewujudkan Keamanan dalam Negeri yang mantap dan keinginan untuk menyukseskan Pengamanan Pemilu tahun 2014 maupun keberlanjutan Pembangunan Nasional. Ke – 3 ( tiga ) kata kunci dari tema itu sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Polri sebagai Bhayangkara Negara Republik Indonesia. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan ini mencerminkan langkah kerjasama aktif dari jajaran Kepolisian untuk mewujudkan kesamaan persepsi dan tindakan demi terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, tegaknya hukum serta terselenggaranya perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat secara lebih Proaktif. Tema itu juga merefleksikan komitmen Polri untuk memantapkan keamanan dalam Negeri yang merupakan bagian dari tugas utama Polri dalam memberi rasa aman dan tertib kepada masyarakat. Di tengah tahun politik saat ini, tema itu juga mencerminkan sikap Polri yang Netral dan terbebas dari semua Afiliasi Politik manapun. Presiden RI berharap melalui tema besar hari bhayangkara tahun ini, segenap anggota polri dapat memberikan pelayanan yang lebih baik iagi kepada masyarakat, sekaligus dapat lebih menjamin keamanan dan ketertiban di seluruh Tanah Air. Segenap Jajaran Polri khususnya diwilayah Hukum Polda Kepri dengan kemampuan yang makin handal, secara gigih dan Intensif terus melawan dan memberantas beragam kejahatan, mulai dari kejahatan Konvensional, Kejahatan Lintas Negara Transnational Crime seperti peredaran gelap Narkotika, Penyelundupan hingga kejahatan dunia Maya (Cyber Crime). Poiri juga tidak pernah kenal lelah dan menyerah dalam memberantas Terorisme dalam beberapa hari terakhir, Polri tetap menjalankan misi pemberantasan Terorisme dan berhasil menangkap para terduga Teroris yang mengancam kehidupan masyarakat dan keselamatan Negara. Sebelum mengakhiri Amanatnya Presiden RI menyampaikan beberapa pesan dan harapan pada segenap Bhayangkara negara dimanapun saudara bertugas dan berada. 1. Pertama, Junjung tinggi Kode Etik Polri yang merupakan Kristalisasi dari nilai - nilai Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya Polri. 2. Kedua, Tingkatkan pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan meningkatkan deteksi dini dan Peringatan dini, Perluas pelaksanaan Program Quick Wins, Tingkatkan Standarisasi dan Kualitas Pelayanan Publik sebagai bagian dari upaya memperkokoh kepercayaan Trust Building dari masyarakat terhadap Polri. 3. Ketiga, Perkokoh institusi Polri dalam mewujudkan Tata Pemerintahan yang baik dan bersih Good Governance and Clean Government, kokohnya Institusi Polri akan menjadi pondasi untuk suksesnya rencana Pengembangan dan Pembangunan Polri Tahap III di tahun 2015 - 2025 mendatang. 4. Keempat, Tingkatkan Kapasitas Personal dan Institusional Polri. Kapasitas Personal dan Institusional Polri sangat penting tidak hanya untuk memantapkan Kondusifitas Keamanan Dalam Negeri, tetapi juga memastikan tegaknya Supremasi Hukum diwilayah Yurisdiksi NKRI. 5. Kelima, Tampilkan sikap Keteladanan dan Kepemimpinan yang melayani dari seluruh Jajaran Pimpinan Polri di berbagai tingkatan. 6. Keenam, Secara Khusus dalam menghadapi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 09 Juli 2014 mendatang, menginstruksikan kepada Jajaran Polri untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam memberikan pelayanan pengamanan dan penegakan hukum. Jaga Netralitas sebagai Anggota Polri. Lakukan koordinasi dan Sinergi dengan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, dengan BAWASLU selaku Lembaga Pengawas Penyelenggaraan Pemilu serta Aparat penegak hukum lainnya dalam menyelesaikan Tindak Pidana Pemilu. 7. Ketujuh, Dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri tahun 2014, agar Jajaran Kepolisian untuk dapat memberikan Pengamanan, Perlindungan, Pelayanan, Kelancaran dan Ketertiban masyarakat dengan sebaik - baiknya. Mari kita ciptakan rasa Aman dan Nyaman bagi para Pemudik, diharapkan agar lebih baik lagi dibandingkan Tahun - tahun sebelumnya. Akhirnya, pada Hari Bhayangkara ke - 68 ini yang merupakan hari Bhayangkara terakhir bagi Presiden Negara Republik Indonesia Prof. DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyampaikan amanat kepada segenap Jajaran Polri sebagai Presiden RI. Untuk itu Presiden RI beserta Ibu Negara mohon pamit, Seraya mengucapkan Terima Kasih atas semua Pelaksanaan Tugas Konstitusional Polri dalam ikut menyukseskan pembangunan Nasional selama 10 ( Sepuluh ) tahun Terakhir. Insya Allah, Polri ke depan dapat lebih Profesional, Modern dan tampil sebagai Polisi berkelas dunia.  
No.
:
5.
Tgl. Acara
:
2014-06-03 09:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Kamis tanggal 03 Juni 2014, Pukul 09.00 Wib, Ka Subdit I Dit ResNarkoba Polda Kepri Akbp. Roby Karya Adi, Sik melaksanakan Exspose Pemusnahan barang bukti Narkoba Jenis Shabu sebanyak 200 ( Dua Ratus ) Gram, yang didapat dari tersangka An. S Bin AK. Tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi : LP – A / 32 /V / 2014 / SPKT – Kepri pada hari Senin tanggal 12 Mei 2014 di Pelabuhan International Batam Center – Batam Kota. Proses Pemusnahan Barang Bukti tersebut dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polda Kepri dan Para Wartawan Media cetak dan elektronik serta beberapa orang Undangan dari Perwakilan Bea – Cukai Kota Batam, BNP Kepri, Kejaksaan tinggi Kota Batam, Pengadilan, LSM Granat dan Tersangka. Tersangka ditangkap pada saat barang bawaannya diperiksa melalui Image X – Ray Bagasi Pelabuhan International Batam Center. Tersangka An. S Bin AK berhasil ditangkap oleh Subdit I Dit ResNarkoba Polda Kepri pada pukul 09.30 Wib berkat kerjasama dengan Bea dan Cukai Pelabuhan International Kota Batam. Selanjutnya tersangka dibawa ke Kantor Dit ResNarkoba Polda Kepri untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari Tersangka sebanyak 200 ( Dua Ratus ) Gram, akan tetapi untuk Proses pemeriksaan barang bukti maka barang bukti yang tersisa untuk Proses pemusnahan dengan rincian Sbb : 1. 14 ( Empat Belas ) Gram Serbuk Kristal berupa shabu dikirimkan untuk Proses pengujian pada PusLabfor Polri Cabang Kota Medan – Sumatera Utara 2. 2 ( Dua ) Gram Serbuk Kristal berupa shabu dan sisa hasil dari pemeriksaan dari PusLabfor untuk dijadikan pembuktian perkara di Pengadilan 3. Maka barang bukti Narkoba Jenis Shabu yang tersisa dari Proses yang disebutkan diatas sebanyak 184 ( Seratus Delapan Puluh Empat ) Gram dimusnahkan dihadapan Tersangka dan Saksi - saksi di Kantor Dit ResNarkoba Polda Kepri. Barang bukti Narkoba jenis Shabu yang ditangkap dari tangan tersangka An. S Bin AK, sesuai dengan Nomor ketetapan Penyitaan Narkotika : SK -88 / N.10.11 / EuH.1 / 05 / 2014 tanggal 26 Mei 2014. Barang bukti tersebut apabila beredar di Pasaran maka perkiraan harga barang tersebut adalah Rp. 1.500.000,- ( Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) Per – Gram x 200 Gram = Rp. 300.000.000,- ( Tiga Ratus Juta Rupiah ). Oleh sebab itu, Berkat kerja keras Personil Dit ResNarkoba Polda Kepri maka telah menyelamatkan jiwa masyarakat Prov. Kepri, apabila diasumsikan dengan 1 ( Satu ) Gram Shabu adalah 5 ( Lima ) Orang, jadi total jiwa masyarakat Prov. Kepri yang terselamatkan adalah 5 Orang x 200 Gram = 1000 Orang. Tersangka diduga keras telah melakukan Tindak Pidana Norkotika Golongan 1 ( Satu ) dalam bentuk serbuk Kristal yang diduga Shabu, sebagaimana disebutkan dalam Undang – undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Yaitu : Pasal 114 ayat ( 2 ) dan atau Pasal 113 ayat ( 2 ) dan atau Pasal 112 ayat ( 2 ). Proses Pemusnahan Barang Bukti Setelah Proses Pemeriksaan dan Penyidikan dilakukan oleh Subdit I Dit ResNarkoba Polda Kepri yang dipimpin oleh Akbp. Roby Karya Adi, Sik yang telah selesai, maka barang bukti Narkoba jenis Shabu tersebut dimusnahkan, Yaitu melalui beberapa proses sebagai berikut : 1. Memasukan Narkoba jenis Shabu tersebut kedalam Tong yang berisi Air Panas yang mendidih lalu diaduk menggunakan kayu hingga habis larut dengan air panas tersebut dan disaksikan oleh Para Undangan yang hadir serta Tersangka, Akan tetapi, sebelum memasukan Barang bukti Narkoba jenis Shabu tadi, maka barang bukti harus diukur / ditimbang maupun di Test terlebih dahulu menggunakan peralatan yang telah disediakan dan disaksikan oleh seluruh orang yang hadir dalam ruangan tersebut termasuk juga Tersangka An. S Bin AK maupun Pengacaranya ( Apabila ada ) 2. Setelah barang bukti Narkoba jenis Shabu larut dalam air Panas Mendidih, setelah itu dibuang kedalam Kloset / Toilet yang terdapat di Mapolda Kepri Lantai III dan disaksikan oleh para undangan yang hadir maupun Tersangka 3. Dalam Proses Pemusnahan barang bukti Narkotika Jenis Shabu yang dimusnahkan di Ruang Kantor Dit ResNarkoba Polda Kepri Lantai III, mulai dari tahap Awal tersangka dibawa dari sel tahanan Dit Tahti Polda Kepri sampai dengan Proses Pemusnahan hingga saat membuang barang bukti kedalam Kloset / Toilet, dibawah Pengawasan / Pemantauan langsung dari Bid Propam Polda Kepri.  
No.
:
6.
Tgl. Acara
:
2014-06-06 09:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini tanggal jumat tanggal 6 Juni 2014 pukul 09.00 Wib, telah dilaksanakannya Acara Sosialisai RUU terhadap perubahan Undang – undang nomor 2 tahun 2002 tentang Polri di Mapolda Kepri. Acara tersebut di buka langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat dan dan dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri, Para Pejabat Utama Polda Kepri, Ketua Tim dari Mabes Polri Kombes Pol Drs. Gatot Edy Pramono beserta seluruh Anggota Tim dari Mabes Polri. Mengawali sambutannya, Kapolda Kepri beserta seluruh jajaran menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya, serta ucapan selamat datang di Polda Kepri kepada Tim dari Mabes Polri. Polda Kepri nantinya dalam rangka menerima kunjungan kerja Badan Legislasi ( Baleg ) DPR – RI ke Provinsi Kepri pada tanggal 7 s/d 9 Juni 2014 terkait Rancangan undang – Undang ( RUU ) tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Undang - undang Nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan Dasar Hukum bagi Anggota Polri dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai Pemelihara Kamtibmas, Menegakkan Hukum dan sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat. Didalam Undang - undang tersebut juga mengatur tentang Fungsi, Peranan, Wewenang serta segala hal ihwal yang berkaitan dengan Kepolisian. Adanya Ruu Undang - undang nomor 2 tahun 2002 tentang Polri tentunya akan sangat berpengaruh terhadap Institusi Polri ke depan untuk itu, sebagai Anggota Polri kita harus berhati - hati dalam mengambil keputusan dan memberikan masukan serta kita harus memahami benar - benar rancangan perubahan yang akan dilakukan terhadap Undang - undang tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenai ( RUU ) tersebut, maka oleh Tim dari Mabes Polri, dijelaskan paparan mengenai Rancangan Undang – undang tersebut. Dalam kesempatan itu juga Kapolda Kepri berharap dan menghibau bahwa Personel khususnya Polda Kepri akan dapat menyamakan persepsi bagi Institusi Polri dari Mabes hingga ke jajaran, sehingga Polda Kepri dapat memberikan saran dan masukan yang Efektif, Konstruktif, Tepat sasaran dan tentunya masukan yang berguna bagi peningkatan kinerja Institusi Polri agar lebih Profesional dan Proporsional serta Efektif dan Efisien dalam upaya tindakan Kepolisian untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.  
No.
:
7.
Tgl. Acara
:
2014-06-03 08:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini tanggal 03 Juni 2014 pukul 08.00 Wib, telah dilaksanakannya Mou Polda Kepri dengan beberapa cabang Bank ( BRI, PANIN BANK, BCA, BPR KINTA MAS MITRA DANA dan BII ) yang bertempat di BCC Hotel Lubuk Baja Batam. Mou tersebut dilaksanakan dalam rangka Pelayanan Polda Kepri dalam hal pengamanan dan pengawalan Bank – Bank yang melaksanakan kesepakatan dan kerjasama dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Adapun Dasar Pedoman Pelaksanaan Teknis Kesepakatan Kerjasama Polda Kepri dengan Beberapa Cabang Bank yang ada di Batam adalah Sbb : 1. Undang undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. 2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek 3. Surat Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor : 738 / X / 2005 4. Peraturan Kapolri Nomor 24 tahun 2007 tanggal 10 Desember 2007 tentang sisitem 5. Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor : Kep /19/ /2012 tanggal 16 Januari 2012 tentang Pedoman Teknis Tata Cara pengelolaan dana non APBN Pengamanan Obyek Vital Nasional dan Obyek Vital yang dikelola oleh BUMN. 6. Rencana Kerja Ditpamovit Polda Kepri Tahun Anggaran 2014. Dalam Pelaksanaan MOU tersebut Polda Kepulauan Riau memberikan Bantuan Personil Pengamanan dan Pengawalan di seluruh wilayah operasional cabang Bank tersebut, baik melalui darat dan juga di laut yang termasuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Masing-masing Pihak Cabang Bank yang berada di Batam juga memberikan Informasi mengenai situasi dan kondisi di Lingkungan Operasional Bank Tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan sistem pengamanan.  
No.
:
8.
Tgl. Acara
:
2014-05-19 09:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini tanggal 19 Mei 2014 pukul 09.00 Wib, telah dilaksanakannya Acara Lokakarya Pencegahan Hiv Aids dan ketergantungan Narkoba bagi Anggota Polri, bertempat di Harris Hotel Batam Center. Acara tersebut dibuka oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH yang mewakili Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat. Dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polda Kepri, Para Kasat Narkoba yang berada di seluruh Jajaran Polda Kepri, Country Manager UNODC Indonesia Mr. Moels Vester, Para Narasumber dari beberapa Instansi terkait lainnya dan Para Undangan. Adapun Amanat Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat yang dibacakan oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan lokakarya pencegahan Hiv / Aids dan ketergantungan Narkoba bagi Anggota Polri Polda Kepri ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman personel Polda Kepri tentang : 1. Kondisi kecanduan dan perawatan ketergantungan Narkoba 2. Prinsip penularan, pencegahan dan pengobatan Hiv / Aids 3.Kebijakan Nasional terkait penanganan pecandu dan korban penyalahgunaan Narkoba dan penanggulangan Hiv / Aids pada populasi pengguna Narkoba Pada akhirnya memotivasi seluruh Anggota Polri untuk bangkit secara bersama – sama mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkoba dan penyalahgunaan Narkoba serta mendukung pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba di Kepri. Kepulauan Riau secara geografis memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan beberapa Negara tetangga, yaitu Singapura, Malaysia dan Vietnam, kondisi demikian menjadikan Provinsi Kepri memiliki akses yang sangat terbuka dengan negara-negara tetangga, sehingga memudahkan bagi lalu lintas orang maupun barang. Pada sisi yang positif kondisi ini telah memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi dan pembangun masyrakat di Provinsi Kepri, akan tetapi pada sisi yang lain berdampak kepada pertumbuhan berbagai kejahatan, baik yang bersifat Konvensional maupun trans national crime ( kejahatan antar lintas negara ), seperti halnya penyelundupan dan peredaran gelap Narkoba Beliau juga menekankan bahwa apabila dengan memperhatikan posisi strategis Provinsi tersebut, maka dapat diprediksi wilayah Kepulauan Riau saat ini dan untuk waktu kedepan masih akan menjadi jalur transit dan tempat bagi penyelundupan dan peredaran gelap Narkoba. Prediksi ini dibangun dengan asumsi kepada adanya trend peningkatan kejahatan Narkoba di Provinsi Kepri dari waktu ke waktu. Sebagai gambaran kejahatan dan pengungkapan narkoba dalam kurun waktu tertentu, Beliau memberikan contoh sebagai berikut : A. Jumlah kasus yang berhasil diungkap selama satu tahun 2013 adalah sebanyak 282 kasus dengan jumlah tersangka 376 orang. B. Jumlah barang bukti yang berhasil disita tahun 2013 adalah sebagai berikut : 1. Ganja sebanyak 70.416,69 gram. 2. Sabu sebanyak 1.143,6 gram. 3. Ekstasi sebanyak 175.458,8 butir. 4. Happy Five sebanyak 9.828 butir. C. Pada bulan Januari s / d April tahun 2014 Polda Kepri dan jajaran telah berhasil mengungkap sebanyak 90 kasus Narkoba dengan 132 orang tersangka. D. Barang bukti yang berhasil disita mulai januari s/d april tahun 2014 adalah sebagai berikut : 1. Ganja sebanyak 27.180,15 gram 2. Sabu sebanyak 5.822,48 gram 3. Ekstasy sebanyak 76.700 butir 4. Heroin sebanyak 9,83 gram 5. Happy Five sebanyak 10.501 dan ¼ butir Dari paparan trend kejahatan Narkoba tersebut, dapat disimpulkan besarnya tingkat peredaran Narkoba di Wilayah Kepri. Hal tersebut dapat dilihat dari tahun 2013 sampai dengan bulan April 2014 ada beberapa bandar besar Narkoba yang berhasil ditangkap dengan jumlah barang bukti yang berhasil disita dalam jumlah besar. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras Direktorat Reserse Narkoba beserta Satuan Reserse Narkoba Polres Jajaran Polda Kepri Beliau berpesan, bahwa gambaran tentang besarnya penyelundupan dan peredaran gelap Narkoba sebagaimana tersebut, ibarat sebuah gunung es, baru pada permukaannya saja yang terlihat. Sesungguhnya telah ada ancaman yang jauh lebih besar dihadapan kita, oleh karenanya tidak ada kata lain, kecuali kita saling bergandengan tangan untuk bersama - sama mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkoba, mengingat bahaya penyalahgunaan Narkoba adalah: a. Menghancurkan tujuan hidup generasi muda kita b. Merubah pandangan terhadap Norma Agama, Hukum dan Norma Sosial, dengan ditandai para pengguna Narkoba tidak akan segan - segan untuk melakukan perbuatan tindak pidana yang dapat mencemarkan nama baik diri sendiri maupun keluarga serta masyarakat c. Narkoba sangat merugikan generasi muda, yang pada akhirnya dapat merugikan Negara dan Bangsa Indonesia Diketahui bersama bahwa disamping melakukan upaya tindakan penegakan hukum yang tidak kalah pentingnya juga melakukan upaya pencegahan. Kegiatan pencegahan dapat dilakukan melalui kegiatan - kegiatan berupa Lokakarya yang dilaksanakan juga Seminar, Sosialisasi, Pelatihan serta pemberian bantuan untuk Rehabilitasi medis dan sosial terhadap pecandu serta korban penyalahgunaan Narkoba. Penanganan pecandu serta korban penyalahgunaan Narkoba pada hakikatnya tidak hanya merupakan tanggung jawab Polri, akan tetapi membutuhkan kerja sama Lintas Sektoral yang kuat dalam rangka harmonisasi respon Sektor terkait, Pemerintah diwakili oleh ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia, Menteri Kesehatan Republik Indonesia , Menteri Sosial Republik Indonesia, Jaksa agung Republik Indonesia Kepala kepolisian Republik Indonesia dan Kepala Badan Narkotika Nasional pada tanggal 11 Maret 2014 menandatangani peraturan bersama penanganan pencandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika ke dalam Rehabilitasi. Selanjutnya peraturan bersama ini bertujuan untuk menjadi pedoman teknis dalam penanganan pecandu Narkotika dan korban penyalahguna Narkotika sebagai tersangka, terdakwa atau narapidana untuk menjalani Rehabilitasi medis dan Rehabilitasi Sosial. Maka guna mensukseskan pelaksanaan peraturan bersama tersebut Jajaran Polda Kepri perlu segera memahami dan koordinasi dengan Aparat Lintas Sektor terkait, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan sebagaimana harapan Pemerintah Pemerintah juga telah memberikan peluang yang sebesar - besarnya kepada Masyarakat untuk berperan serta dalam rangka mencegah dan memberantas Narkoba. Peran serta Masyarakat ini ditunjukkan dengan adanya Politik Hukum yang diatur di dalam pasal 104 s / d 108 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Bahkan Pemerintah memberikan penghargaan kepada Masyarakat yang telah berjasa dalam upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Pada kesempatan ini pula Beliau mengajak semua pihak untuk berperan serta aktif mendorong Masyarakat yang terlanjur sebagai pemakai untuk dengan sadar melakukan wajib lapor dan Rehabilitasi medis di rumah sakit atau Lembaga Rehabilitasi lainnya agar segera pulih dan terlepas dari ketergantungan Narkoba. Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau selaku mewakili Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar - besarnya kepada United Nation Office on Drugs and Crime ( UNODC ) country manager unodc di Indonesia dan Staf, yang telah peduli dan turut berperan aktif dalam rangka meningkatkan Profesionalisme dan membina fungsi Reserse Narkoba polda Kepri dan Polres Jajaran guna mencegah dan menanggulangi bahaya Narkoba di Wilayah Provinsi Kepri. Beliau juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi sehingga terselenggaranya kegiatan Lokakarya ini. Sebelum mengakhiri amanatnya, Beliau menyampaikan beberapa penekanan, yaitu : A. Kepada seluruh Peserta Lokakarya agar mengikuti kegiatan Lokakarya ini sampai akhir kegiatan dengan baik dan diharapkan dapat menyampaikan hasil Lokakarya pencegahan Hiv / Aids dan ketergantungan Narkoba ini di tempat kerja masing - masing. B. Tanamkan sejak dini dimulai dari diri kita sendiri, Keluarga kita dan Masyarakat disekelilingnya, bahwa Narkoba merupakan zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan jiwa kita, jangan sekali - kali kita mencoba zat ini apalagi sebagai pengguna, pengedar, ataupun sebagai bandar dan membekingi kegiatan yang berhubungan dengan peredaran Narkoba, karena akan mendapatkan sanksi serta hukuman yang berat, karenanya wajib hukumnya untuk kita jauhi dan hindari. C. lakukan upaya penegakan Hukum yang tegas dan profesional sesuai dengan Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika bagi setiap pengguna, pelaku, pengedar dan bandar Narkoba. D. Dukung dan laksanakan penanganan terhadap pecandu serta korban penyalahgunaan Narkoba untuk di Rehabilitasi sesuai amanah peraturan bersama dan koordinasikan dengan Instansi terkait dalam pelaksanaannya.  
No.
:
9.
Tgl. Acara
:
2014-04-30 08:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Rabu tanggal 30 April 2014, Sekira Pukul 08.00 Wib, telah dilaksanakannya serah terima Jabatan Dir ReskrimSus Polda Kepri di Lobby Utama Mapolda Kepri, Upacara Serah terima Jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat dan dihadiri oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Seluruh Pejabat Utama Polda Kepri dan Para Kasatker / Kasatwil Jajaran Polda Kepri serta Seluruh Anggota Polda Kepri. Adapun Nama Pejabat Dir ReskrimSus Polda Kepri yang baru, Yaitu : • Pejabat Dir Reskrimsus Polda Kepri yang lama Kombes Pol. Drs. Achmad Yudi Suwarso, SH. MH digantikan oleh Pejabat Dir ReskrimSus Polda Kepri yang baru Kombes Pol. Drs. Syahar Diantono, Msi. Kapolda Kepri dalam amanatnya menyampaikan bahwa, dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar sebagai proses pelaksanaan kebijakan Pimpinan dalam rangka pembinaan karir bagi Personel melalui suatu sistem Tour Of Duty dan Tour Of Area. Momentum ini juga sangat diperlukan untuk mendewasaan dalam organisasi guna memelihara Dinamika organisasi yang semakin Kompleks, agar senantiasa selaras dengan perkembangan masyarakat. Kapolda Kepri mengatakan seyogyanya pelaksanaan serah terima jabatan ini janganlah dipandang suatu acara yang bersifat Formalitas dan Seremonial biasa, melainkan harus dilihat sebagai suatu upaya Institusi Polri dalam meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Kesatuan untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, sehingga pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien, guna menuju perubahan yang lebih baik. Kedepan tantangan tugas akan tumbuh secara cepat seiring dengan perkembangan Zaman, dimana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berkembang dengan pesat dan diikuti pula oleh perkembangan jenis kejahatan. Kejahatan - kejahatan yang dulu bersifat Konvensional kini berkembang ke arah yang lebih modern baik itu Jenis, Modus dan cara - caranya. Hal ini berdampak terhadap banyaknya masyarakat yang menjadi korban kejahatan modern ini. Berkaitan dengan hal tersebut, maka dalam rangka Penegakkan Hukum Satuan Fungsi Reserse Kriminal harus dilaksanakan secara optimal dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang terjadi di masyarakat. Setiap penyidik harus mampu meningkatkan kemampuan dan keahlian yang dimiliki dalam menangani tindak kejahatan khususnya terhadap kejahatan - kejahatan yang berdimensi khusus seperti Ilegal Mining, Money Laundry, Cyber Crime dan lain sebagainya. Pada kesempatan yang berbahagia ini, Kapolda Kepri menyampaikan kepada Pejabat lama Dir ReskrimSus Polda Kepri Kombes Pol. Drs. Achmad Yudi Suwarso, SH. MH, mengucapkan ucapan terimakasih yang sebesar - besarnya atas loyalitas yang telah saudara berikan selama bertugas di Polda Kepri. Pengorbanan, Loyalitas dan Kinerja yang saudara tunjukkan selama ini memberikan kesan yang positif bagi seluruh jajaran Polda Kepri. hendaknya hal ini terus menghiasi lembaran karier dimanapun saudara bertugas. Semoga di kesatuan yang baru, saudara semakin sukses dan berkembang. Kepada Pejabat Dir ReskrimSus Polda Kepri yang baru Kombes Pol. Drs. Syahar Diantono, Msi. Kapolda Kepri mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Polda Kepri, tantangan tugas ke depan akan semakin berat, namun Kapolda Kepri yakin dan percaya bahwa dengan Pengalaman, Kepemimpinan dan Dedikasi tinggi yang saudara miliki, saudara akan mampu dan sukses dalam menjalankan tugas di Polda Kepri ini. Segera menyesuaikan diri dan kenali ruang lingkup di tempat tugas yang baru dimana sebagian besar masyarakatnya adalah masyarakat Suku Melayu dan Berbudaya MELAYU. Kapolda Kepri menjelaskan bahwa Jabatan merupakan suatu Amanah dan Kepercayaan dari Allah. SWT serta Pimpinan Polri, oleh karenanya Kapolda Kepri sangat berharap agar amanah yang telah diberikan kepada saudara dapat dipelihara dan dijaga untuk bersama - sama berkomitmen guna membentuk Team Work yang solid dan kerja sama yang baik dalam membangun Polda Kepri yang kita cintai ini. Marilah kita bersama - sama kerahkan segala daya dan kemampuan kita semaksimal mungkin untuk meraih apa yang telah dicita - citakan oleh para pendahulu kita dan apa yang menjadi harapan masyarakat. Kepada Ibu Yudi dan Ibu Diantono Kapolda Kepri mengucapkan selamat dan tetap dengan harapan agar terus dapat memberikan dorongan, dukungan dan motivasi yang lebih kepada suami. Kontribusi Bhayangkari sebagai pendamping suami dalam menunjang keberasilan karier dan tugas suami sangatlah besar adanya, dukungan moril dan motivasi harus selalu diberikan kepada suami di setiap waktu dan kesempatan, hal ini mengingat situasi dan kondisi pelaksanaan tugas suami berbeda dengan bidang tugas sebelumnya.  
No.
:
10.
Tgl. Acara
:
2014-04-22 08:00:00
Judul Acara
:
Acara
:
Pada hari ini Selasa tanggal 22 April 2014 Sekira Pukul 08.00 Wib, Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat yang didampingi oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Seluruh Pejabat Utama Polda Kepri dan Personil Polda Kepri yang terlibat sebagai Panitia Penerimaan Brigadir Polri TA. 2014, menyampaikan kepada para Orang Tua / Wali Calon Brigadir Polri TA. 2014 tentang hasil kelulusan Rikmin Tahap I DI Gedung Graha Lancang Kuning Mapolda Kepri, yang dihadiri oleh Ketua Ikatan Dokter Kepri, Ketua Himpunan Psikologi Batam, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Kepala dinas kependudukan dan catatan sipil Kota Batam, Ketua LSM FKPM Kepri dan Para Orang tua / Wali serta Para Calon Brigadir Polri TA. 2014. Adapun data dari awal / akhir setelah mengikuti tes Rikmin awal adalah sebagai berikut : • Animo 3116 Orang ( Pria : 1977 Orang dan Wanita : 1139 Orang ) • Verifikasi 2143 Orang ( Pria : 1373 Orang dan Wanita : 770 Orang ), dengan rincian sebagai berikut : 1. Polda Kepri 748 Orang ( Pria : 486 Orang dan Wanita : 262 Orang ) 2. Polresta Barelang 418 Orang ( Pria : 261 Orang dan Wanita : 157 Orang ) 3. Polres Tanjung Pinang 371 Orang ( Pria : 239 Orang dan Wanita : 132 Orang ) 4. Polres Tanjung Balai Karimun 219 Orang ( Pria : 131 Orang dan Wanita : 88 Orang ) 5. Polres Bintan 174 Orang ( Pria : 120 Orang dan Wanita : 54 Orang ) 6. Polres Lingga 112 Orang ( Pria : 79 Orang dan Wanita : 33 Orang ) 7. Polres Natuna 101 Orang ( Pria : 57 Orang dan Wanita : 44 Orang ) • Jumlah Calon Brigadir Polri yang telah LULUS mengikuti Rikmin Tahap I adalah : 1. Pria 1216 Orang 2. Wanita 660 Orang Catatan : Bagi para calon Brigadir Polri yang telah Lulus Rikmin Tahap I, maka akan melanjutkan dengan Tes Pemeriksaan Kesehatan I yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2014 di Polda Kepri atau dapat menghubungi Biro SDM Polda Kepri. Adapun sambutan Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat menyampaikan kepada para hadirin bahwa pada tahun 2014 ini Polri akan merekrut penambahan personel yang cukup besar yaitu sebanyak 20.000 orang yang terdiri atas 7000 orang Brigadir Polwan, 10.750 Orang Brigadir Polki dan 2.250 Orang Tamtama Brimob. Oleh karenanya, pada tahun 2014 ini merupakan peluang emas yang harus diraih, khususnya dalam menyiapkan bibit-bibit unggul penerus tongkat estafet Kepolisian di masa mendatang. Kapolda Kepri menyampaikan pada tahun 2014 ini Polda Kepri mendapatkan rencana Kuota Brigadir sejumlah 473 orang dengan rincian 385 Orang Pria dan 88 Orang Wanita, angka tersebut sangatlah besar bila dibandingkan dengan kuota penerimaan Brigadir pada tahun - tahun sebelumnya. Besarnya kuantitas / jumlah kuota yang dialokasikan bagi Polda Kepri tersebut harus juga diimbangi dengan kualitas dari para Calon Brigadir yang sebentar lagi akan melaksanakan tahapan - tahapan Test / Seleksi, oleh karenanya Kapolda Kepri mengharapkan agar Prinsip “ BETAH ” ( Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis ) dalam pelaksanaan rekruitmen Brigadir Polri yang telah digariskan oleh Mabes Polri untuk selalu dipedomani dalam setiap tahapan seleksi. Penandatanganan Fakta Integritas ini bukanlah sekedar acara seremonial belaka, namun merupakan suatu momentum guna mengaktualisasikan harapan Polri khususnya Polda Kepri dalam mewujudkan proses rekruitmen yang bersih dan transparan yang akan bermuara pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya Polda Kepri dalam menjalankan amanah sebagai pelaksana penerimaan Brigadir Polri tahun 2014 di Wilayah Kepulauan Riau. Kapolda Kepri telah menginstruksikan kepada seluruh personel jajaran Polda Kepri untuk mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan rekruitmen ini dengan sebaik - baiknya dan telah menekankan untuk tidak memanfaatkan dan mencari kesempatan guna kepentingan pribadi selama proses rekruitmen ini. Oleh karenanya, kepada Orang Tua / Wali Peserta, Kapolda Kepri menghimbau untuk menghindari segala macam bentuk KKN dalam pelaksanaan penerimaan Brigadir di Polda Kepri. Terkait hal tersebut diatas, Kapolda Kepri pada kesempatan yang berbahagia ini terhadap hasil kelulusan peserta seleksi dalam proses rekruitmen brigadir, merupakan murni dari kemampuan dan kapasitas dari calon itu sendiri, tanpa adanya bantuan atau intervensi dari pihak manapun, hal inilah yang perlu dipedomani oleh para peserta dan para Orang Tua / Wali. Sebelum mengakhiri sambutannya Kapolda Kepri menyampaikan dua hal yang menjadi perhatian dan penekananya, Yaitu : • Pertama : Bagi seluruh Anggota Polri / PNS Polri, Kapolda Kepri menekankan untuk mendukung terselenggaranya rekruitmen Brigadir ini secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis, hindari perbuatan - perbuatan yang dapat mencoreng nama baik Polri khususnya Polda Kepri dengan memanfaatkan dan mencari kesempatan guna kepentingan pribadi dalam kegiatan rekuitmen ini. • Kedua : Bagi para Orang Tua / Wali Peserta, hindari segala bentuk KKN dan tumbuhkan kepercayaan bahwa pelaksanaan proses rekruitmen Brigadir ini akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis sehingga akan mampu menepis pihak - pihak yang akan memanfaatkan guna kepentingan pribadinya.  
1 |2 |3 |4 |5 |6 |7 |8 |9 |

 

Home | Berita Terkini | Berita Terkini Satuan Wilayah | Pengaduan Masyarakat | Agenda Kegiatan | Buku Tamu

 

Bid Teknologi Informasi Polda Kepulauan Riau | Jl. Hang Jebat 81, Batu Besar Nongsa Batam
Copyright (C) 2008 kepri.polri.go.id, All rights reserved. | Contatact Webmaster: bidtelematika@kepri.polri.go.id